FfbrH7Hd32dBIzJfRUFjQOMyo355V6UzX2vYTtb5
Apa Makna Sukses Menurut Anda?

Iklan Billboard 970x250

Apa Makna Sukses Menurut Anda?

Makna sebuah kesuksesan
Apa makna sebuah kesuksesan menurut Anda?


Dari pertanyaan tersebut, tentunya akan mendapatkan jawaban yang berbeda-beda pada masing-masing orang.

Ada yang menjawab:

  • Sukses adalah ketika bisa membangung bisnis dengan minimal 1000 karyawan
  • Sukses adalah ketika saya lulus dengan nilai terbaik
  • Sukses itu saat bisa berangkat umroh bersama keluarga
  • Sukses adalah ketika saya jalan-jalan, bisnis tetap jalan
  • dll.


Semua jawaban di atas tidak salah, karena memang setiap orang akan berbeda memaknai nya sesuai tujuan mereka.

Tapi perlu kamu tahu bahwa esensi Sukses yang sesungguhnya adalah tentang attitude (sikap).

Ya, benar sekali sukses adalah tentang sikap, dalam islam lebih dikenal dengan sebutan akhlak. Dan telah dicontohkan oleh panutan kita bersama umat islam, Rasulullah Shallaullahu Alaihi wa Salam. Manusia yang paling mulia dengan akhlak yang paling sempurna.

Bahkan telah diperintahkan dalam aturan agama, khususnya islam, untuk memiliki akhlak yang baik.

Dewasa ini, semakin banyak yang memiliki kekayaan, mudah secara keuangan. Karena semakin terbuka akses untuk jadi pedagang, pebisnis online, vlogger, infuencer, dsb. Akhirnya sekarang, banyak yang bisa menghasilkan uang dan kekayaan dengan cara baru.

Namun tak sedikit yang banyak hartanya, tapi tak elok akhlaknya. Tak pandai menjaga sikap dan tutur katanya, mengata-ngatai orang dengan sebutan buruk, menuduh, berbangga dengan kekayaannya, hingga mengecilkan orang lain, dan sebagainya.

Padahal, esensi sukses paling mendasar adalah akhlak (attitude).

Guru saya berpesan, yang saya rangkum seperti ini :


Buat apa banyak harta tapi akhlaknya tak baik. Karena semuanya akan dipertanggung jawabkan di hari akhir kelak.

Saat ajal tiba, harta dan kekayaan tak ikut dengan kita (kecuali kebaikan yang dibuat karenanya). Namun balasan dari akhlak buruk kita sudah pasti menanti di alam kubur.

Miliki ahklak yang baik, perkataan yang baik, perbuatan yang baik, amal yang baik, sehingga Allah ridhoi menjadi amal dan bekal saat pulang nanti. Karena sukses sesungguhnya bukan dinilai dari harta, tapi sukses yang sesungguhnya adalah ketika bisa husnul khatimah.

Husnul khatimah adalah : akhir hayat yang baik.

Agar berakhir baik, maka pastikan setiap waktu berbuat baik. Sehingga sewaktu-waktu ajal tiba, kita sedang melakukan hal yang baik. Tidak berucap yang buruk, tidak melukai orang..

Lalu pikirannya baik, kata-katanya baik, perbuatan baik, hati baik, mulut baik, sehingga terbiasa dengan hal yang baik-baik-baik-baik-baik-baik-baik... Dengan ini, semoga menjadi ikhtiar maksimal untuk mengejar akhir yang baik (husnul khatimah).

Lalu ada yang bergumam : saya mencela, tapi niat saya baik... untuk menyadarkan dia.

Ketahuilah, sesuatu menjadi amal soleh (amal yang diterima Allah), jika 2 syarat terpenuhi :

  1. Niat yang baik (karena Allah ta'ala)
  2. Dan dengan cara yang baik (dengan akhlak dan cara-cara yang Allah ridhoi)

Atau selain mencela, misalnya asyik menggunjing, padahal kita tahu ini prilaku yang tidak baik.

"tapi, dia benar melakukan keburukan tersebut, jadi bukan gosip dong namanya, orang beneran kok."

Guru saya mengatakan, jika keburukan orang yang kita bicarakan ternyata salah, itu fitnah. Dan jika keburukan orang lain yang kita bicarakan adalah benar, itu namanya Ghibah. Keduanya dosa yang besar.

Jadi, sudahlah hentikan. mari jaga sikap, jaga akhak, ini menjadi bekal kita di hari akhir kelak.

Bisnis, kekayaan, pekerjaan, harta dan benda silahkan saja. Jadilah expert jangan ala kadarnya. Namun pastikan semuanya menjadi alat untuk berbuat baik, dan dengan akhlak yang baik.

Setiap akan berbuat, berkata, dan bersikap, tanyakan dalam hati. Apakah ini manfaat? dan apakah ini baik niatnya dan baik caranya? Jika baik, lakukan, jika tidak,  maka urungkan.

Kemudian dalam hati menjawab : "Tapi.. ada orang terkenal, ngomongnya kasar, walaupun niatnya mungkin baik. "

Jawabannya : ingat kembali dua hal tadi. Sesuatu hanya akan menjadi amal shaleh jika niatnya dan caranya baik. Dan inilah bekal kita di akhirat.

Tugas kita berprasangka yang baik. Mungkin mereka yang berkata kasar belum tahu ilmunya, atau alasan lain. Yang penting adalah fokus kepada diri kita sendiri, sudah tahu ilmu ini praktekan. Mulai dari diri sendiri untuk tidak mencontoh hal-hal negative. Mulailah untuk menjadi baik, baik, dan baik...

Kalau saat ini anda belum sukses, tak mengapa. Perjuangkan! namun yang harus anda pastikan, bukan hanya berjuan untuk kesuksesan dunia saja, namun berjuanglah juga untuk menjadi baik. Mudah-mudahan jadi bekal untuk akhirat.

Karena kesuksesan kita yang sesungguhnya adalah Husnul Khatimah (akhir hayat yang baik). Apapun profesinya, mari jaga akhlak.


Wallahua'lam Bishawab

Jangan lupa bahagia

By : Fahmi Hakim (founder KelasBOS)
Baca Juga
SHARE
Ady Kusanto
Blogger pemula yang masih belajar

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment

Iklan Tengah Post