Inilah 10 Produk Google Yang Akhirnya Ditutup

Iklan 728x90

Inilah 10 Produk Google Yang Akhirnya Ditutup

10 produk google yang akhirnya dihapus
10 Produk Google Yang Akhirnya Ditutup.

Siapa sih yang tidak mengenal Google !? Sebuah platform pencariaan berbasis internet yang terbesar di dunia. Rasanya mustahil jika sekarang tidak mengenal Google.

Semua yang mengakses data internet pasti bersinggungan dengan Google, mulai dari mencari informasi di internet hingga penggunaan aplikasi atau platform milik Google.

Mungkin tidak banyak yang tahu kalau kalau google mempunyai cukup banyak produk dan aplikasi yang beredar di dunia maya, kecuali yang sudah familiar seperti YouTube, Google+, dan Picasa.

Padahal Google mempunyai cukup banyak produk atau aplikasi yang beredar di jagat maya.

Akan tetapi tidak semua produk Google beredar yang di dunia maya berhasil dan bertahan dan bahkan sampai terpaksa ditutup kerena tidak sanggup bersaing dan alasan lainnya.

Setidaknya ada 10 produk yang terpaksa harus ditutup oleh pihak Google. Produk apa saja itu?

Berikut Daftar Produk Google Yang Telah Ditutup:

1. Picasa

Picasa adalah aplikasi untuk mengedit dan mengorganisir foto dan video.

Aplikasi ini dikembangkan oleh LifeScape Inc pada tahun 2002, dan diakuisisi oleh Google pada tahun 2004.

Dan pada akhirnya Google resmi menutup Picasa pada tahun 2016, dan menyarankan penggunanya untuk berpindah ke Google Photos.

2. Google Buzz

Google Buzz merupakan layanan jejaring sosial yang terintegrasi dengan layanan Gmail. Diluncurkan pada tahun 2010.

Fitur utamanya adalah memungkinkan penggunanya untuk berbagi foto, video, tautan ke situs web, dan konten lainnya dengan pengguna lain yang ada di kontak Gmail tersebut.

Pada awal kehadirannya Google Buzz ini sempat di sebut sebagai aplikasi yang bisa menyaingi facebook dan twitter.

Tapi kenyataan berkata lain, pada 14 Oktober 2011, Google mengumumkan bahwa mereka akan menghentikan seluruh layanan Google Buzz lantaran masalah privasi pengguna dan ketidakmampuannya bersaing dengan platform media sosial lain.

Dan pada tanggal 15 Desember 2011, Google Buzz resmi ditutup dan digantikan dengan Google+

3. Google Labs

Google Labs adalah sebuah situs web yang di buat oleh Google yang bertujuan untuk mendemontrasikan produk-produk barunya yang belum dipublikasikan. Siapa saja bisa mengaksesnya untuk melihat demontrasi dari produk terbaru google.

Ini cara google untuk mendapatkan saran dan kritik sebelum produk-produk baru tersebut dirilis

Setelah beberapa tahun, tepatnya pada juli 2011 pihak Google akhirnya mengumumkan bahwa mereka akan menutup Google Labs, karena melihat tidak adanya peluang bisnis dari platform ini.

4. Google Reader

Google Reader adalah layanan RSS (Really Simple Syndication) yang popular untuk melihat RSS Feed.

Seperti diketahui, RSS Feed berfungsi untuk memudahkan pengguna untuk mendapatkan berbagai berita dari situs yang diikuti tanpa harus mengunjungi satu persatu situs yang diikuti tersebut.

Pada juli 2013, Google memutuskan untuk menutup platform ini. Dengan alasan pengguna yang semakin menurun dan dikhawatirkan akan menimbulkan biaya tersembunyi dari masalah privasi.

5. iGoogle

iGoogle merupakan halaman milik pengguna yang bisa dikostumisasi dengan beragam widget dan RSS langganan dari situs atau blog favorit. Dirilis pada tahun 2005. Dan google akhirmnya memutuskan untuk menutup Layanan secara resmi pada 1 November 2013.

6. Google Goggles

Merupakan aplikasi seluler pengenalan gambar yang dikembangkan oleh Google.

Fitur utama aplikasi ini yaitu untuk membantu pencarian informasi di Google berdasarkan gambar yang diambil oleh pengguna melalui perangkat seluler.

Misalnya, mengambil gambar landmark terkenal atau mengambil gambar barcode suatu produk maka aplikasi akan otomatis mencari informasi tentang hal pengguna cari tersebut.

Aplikasi ini secara resmi dihentikan pada 20 Agustus 2018 dengan pembaharuan terakhirnya yang mengarahkan penggunanya untuk mengunduh aplikasi Google Lens.

7. Google Helpouts

Google Helpouts adalah layanan kolaborasi online dari Google yang diluncurkan pada November 2013 dan memungkinkan pengguna untuk berbagi keahlian mereka melalui video langsung dan memberikan bantuan real-time dari komputer atau perangkat seluler mereka.

Sayangnya, pada 20 April 2015, Google resmi menutup Google Helpouts yang menyatakan bahwa platform ini tidak dapat tumbuh seperti target yang diharapkan perusahaan.

8. Google Notebook

Merupakan aplikasi untuk clipping web yang memudahkan penyimpanan dan pengorganisasian informasi yang terkumpul saat penggunanya melakukan riset secara online.

Google Notebook merupakan alat yang dipasang di peramban Google, yang memungkinkan pengguna menulis catatan, menyimpan teks, gambar, dan link halaman-halaman web selama melakukan penjelajahan.

Bisa dibilang, platform ini merupakan pencetus dari yang namanya catatan berbasis online. Meski demikian, pada Juli 2012 platform ini resmi ditutup oleh Google karena beberapa alasan tertentu.


9 Google Wave

Google Wave adalah platform komputasi berbasis web dan protokol komunikasi yang dirancang untuk menggabungkan fitur utama media komunikasi seperti email, pesan instan, wiki, dan jejaring sosial.

Diperkenalkan pertama kali pada tanggal 27 Mei 2009, dan berselang waktu sekitar 3 tahun, pada tahun 2012 Google resmi menghentikan pengembangan Google Wave dan menyerahkan pengembangan kepada perusahaan Apache Software Foundation yang mengembangkannya menjadi platform yang disebut Wave in a Box.

Lagi-lagi, platform ini kembali gagal dan resmi ditutup pada Januari tahun lalu.

10. Google Plus (G+)

Yang terakhir adalah Google+ atau Google Plus. Sama sperti Google Buzz yang juga merupakan layanan jejaring sosial yang dibuat oleg Google, dan digadang-gadang sebagai penantang jejaring sosial yang lain seperti Facebook dan Twitter.

Google Plus diluncurkan pada juni 2011 dengan sistem undangan untuk diuji coba. Di awal peluncurannya platform ini mendapat apresisi yang cukup baik, terbukti sehari peluncurannya, pendaftaran akun Google Plus membludak.

Namun sayangnya, seiring berjalannya waktu, Google+ seprtinya gagal bersaing dengan pesaing beratnya seperti Facebook dan Twitter.

Pada Februari 2019, pihak Google telah mengirimkan pemberitahuan kepada penggunanya bahwa Google berencana akan mulai menghapus situs ini pada 30 Maret 2019. Pihak Google mengutip keterlibatan pengguna yang rendah dan kelemahan desain perangkat lunak terbuka yang berpotensi memungkinkan pengembang luar mengakses informasi pribadi jutaan penggunanya.

Baca Juga: Dampak Penutupan Google+ Terhadap Pengguna Blogger


Baca Juga
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

2 comments

  1. Google+ ditutup buat ane kerasa bangwt dampaknya ke blog,,,kira kira blogger kedepannya gimana ya?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Untuk saat ini blogger masih aman, penggunanya juga masih cukup banyak. Dan semoga sj blogger trs bisa berinovasi dan bisa bertahan terhadap pesaing2 nya seperti wordpress, webly, dll.

      Delete

Post a Comment