FfbrH7Hd32dBIzJfRUFjQOMyo355V6UzX2vYTtb5
Belajar Dari Kupu-Kupu

Belajar Dari Kupu-Kupu

Anda tahu metamorfosis kupu-kupu? Bagaimana prosesnya?

Suatu hari ada seorang anak kecil yang sedang bermain di taman depan rumahnya. Ia melihat ada sebuah kepompong disalah satu tanaman yang ada di taman tersebut. Ternyata kepompong tersebut sedang dalam proses perubahan menjadi kupu-kupu. Karena ia merasa kasihan dengan kepompong tersebut melihat perjuangannya untuk keluar, maka ia langsung lari kerumahnya dan mengambil gunting. Ia pun akhirnya menggunting ujung kepompongnya sehingga kupu-kupu tersebut terlepas dari kepompongnya.

Tebak apa yang terjadi setelah satu hari kemudian? 

Ketika ia kembali bermain di taman, ia melihat kupu-kupu tersebut tidak bisa terbang. Setelah ia pegang dan berusaha agar kupu-kupu tersebut bisa terbang, tetap saja tidak bisa.
Kira-kira, menurut Anda, kenapa kupu-kupu tersebut tidak bisa terbang?
Kupu-kupu tersebut tidak bisa terbang secara normal karena anak tersebut memotong prosesnya. Bisa jadi dalam kepompong tersebut sebenarnya ia sedang melatih dan membentuk otot-ototnya yang dipersiapkan untuk bisa terbang tinggi. Tapi sayangnya anak tersebut memotongnya sehingga otot tersebut tidak terbentuk. Dampaknya, kupu-kupu tersebut tidak bisa terbang.

Kupu-kupu

Seringkali kita demikian, seperti anak kecil tadi. Merasa ingin cepat, ingin instan, hingga pada akhirnya memotong prosesnya. Dengan cara tersebut memang kita akan cepat mendapatkannya, tapi PASTI ada sesuatu yang rapuh,tidak kuat,dan tak akan bertahan lama.

Belajarlah dari kupu-kupu

Berproseslah. Mungkin awal-awal kita cape, dibenci banyak orang, seprti halnya ulat. Tapi jika kita mampu menyelesaikan prosesnya dengan baik, maka akan menjadikan kita kupu-kupu yang indah. Ulat mungkin dibenci, tapi kupu-kupu sangat banyak disenangi. Itu semua dilalui melaui proses yang panjang.

 "Ingat, segala seuatu yang diraih dengan cepat, akan berakhir dengan cepat. Mungkin diluarnya saja terlihat besar, tapi nyatanya di dalamnya keropos. Hati-hati...."

Kita bisa mengambil hikmah dari cerita diatas, bahwa untuk meraih sukses tidaklah semudah membalik telapak tangan... akan tetapi memerlukan proses, perlu ketekunan, kesabaran dan ketegaran dalam menjalani setiap fase.

Yang namanya proses itu bertahap, tidak langsung, dan butuh waktu.
Baca Juga
SHARE
Ady Kusanto
Blogger pemula yang masih belajar

Related Posts

Subscribe to get free updates

1 comment

  1. Setuju banget,untuk mencapai sebuah kesuksesan itu harus berproses

    ReplyDelete

Post a Comment